Perang Kartel Bayangi Status Meksiko Tuan Rumah Piala Dunia 2026

2026-02-24 14:56:31 By Anthem

Status Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 kembali jadi sorotan setelah pecah perang kartel menyusul tewasnya Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho dalam operasi penangkapan di Jalisco, Minggu (22/2).

Kematian bos kartel Jalisco New Generation (CJNG) itu memicu aksi balasan dari kelompoknya. Fasilitas umum dibakar, warga sipil diteror, hingga bentrokan bersenjata dengan aparat keamanan pun tak terhindarkan.

Isu keamanan memang sudah lama membayangi Meksiko, bahkan sebelum resmi ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Amerika Serikat dan Kanada. Perang antarkartel kerap terjadi dan memengaruhi aktivitas masyarakat, termasuk sepakbola.

Contohnya, klub divisi dua Dorados yang bermarkas di wilayah Sinaloa sudah tidak bermain sejak Oktober 2024 akibat konflik bersenjata di daerah tersebut.

Meski demikian, pemerintah Meksiko menegaskan komitmennya menjamin keamanan turnamen. Presiden Claudia Sheinbaum menyebut persiapan dilakukan secara terkoordinasi antara kepolisian kota tuan rumah, pemerintah negara bagian, hingga otoritas federal.

Pemerintah juga dilaporkan menambah ribuan kamera pengawas di sekitar stadion serta menyiapkan pasukan khusus anti-drone untuk mengantisipasi potensi ancaman.

Di sisi lain, FIFA belum mengeluarkan pernyataan terbaru terkait situasi ini. Namun pada November 2025, Direktur Eksekutif FIFA di Meksiko, Jurgen Mainka, menyatakan keyakinannya bahwa seluruh protokol keamanan yang disiapkan akan menjamin keselamatan tim, ofisial, dan suporter.

 

Tiga kota di Meksiko yang akan menjadi venue Piala Dunia 2026 adalah Guadalajara, Mexico City, dan Monterrey. Meski optimisme tetap digaungkan, dinamika keamanan di negara tersebut akan terus menjadi perhatian dunia menjelang turnamen akbar itu.

EMASPUTIHTOTO